Posts Tagged: Permasalahan

Kondisi Terkini Hewan Di Afrika

Seperti banyak yang sudah diketahui oleh dunia secara luas, kawasan Afrika terkenal akan keindahan alamnya yang membentang luas dan masih begitu alamiah. Banyak negara Afrika menjadi perpaduan dari kawasan natural dengan wilayah urban yang dihuni manusia. Telah banyak disajikan di berbagai media akan keindahan alam yang menjadi pesona di dunia bagian tengah, yang berbatasan dengan benua Asia dan Eropa. Masyarakat kulit hitam ini menjadi pembatas dari dua kubu manusia berkulit putih dengan kulit kuning langsat.

Banyak kawasan dataran rumput yang terlihat begitu rindang dan mendukung kebutuhan yang dituntut dunia untuk dapat mendukung kehidupan aneka makhluk hidup di dalamnya. Mulai dari skala terkecil berbentuk satu sel hingga makhluk paling raksasa seperti hewan gajah, jerapah, maupun tanaman pohon Baobab yang begitu raksasa. Namun pernahkah terbayang olehmu akan kondisi terkini dari segenap elemen tersebut? Serta pengaruhnya bagi objek populasi besar yang menetap di wilayah Afrika? Benarkan segala informasi yang ditayangkan seperti di acara televisi National Geographic maupun Discovery Channel akan kondisi yang sebenarnya di Afrika? Untuk mengetahui lebih lanjut akan hal tersebut, mari kita simak pembahasan artikel dibawah ini.

Banyak tayangan di televisi yang hanya sebatas menyampaikan keanekaragaman flora dan fauna yang ada di muka bumi ini. Tanpa menyampaikan informasi terjelasnya mengenai kondisi mereka pada masa kini. Akibatnya banyak orang tidak mengetahui akan krisis yang sedang dialami oleh sebagian hingga banyak macam hewan liar dalam jumlah yang besar di padang belantara. maka dari itu, artikel berikut akan menyampaikan informasi lebih jelas mengenai kondisi yang sedang dialami oleh para hewan di kawasan Afrika.

Daerah yang Dihuni Terlalu Banyak Gajah

Pernahkah kamu terbayang akan suatu wilayah yang dihuni oleh terlalu banyak binatang? Hingga bahkan jumlah populasinya begitu membludak? Tentunya makhluk yang begitu sering kita lihat sehari-hari seperti populasi semut pun memiliki jumlah yang normal, dan tidak berlebihan. Namun bagaimana dengan hewan gajah yang banyak tinggal di Afrika? Sebagai salah satu taman nasional yang dimiliki oleh negara Afrika, Taman Liwonde yang berada di Malawi Selatan tercatat memiliki jumlah yang terlalu banyak bagi hewan berjenis gajah yang dipelihara disana. Hal ini tidak pernah terfikir sebelumnya oleh para tim yang bekerja disana, karena merasa semua akan berlangsung normal dan baik-baik saja.

Seperti standarnya taman nasional yang dimiliki oleh banyak negara, Taman Liwonde juga merawat aneka hewan untuk dibudidayakan kehidupannya agar tidak menjadi hewan yang langka akibat maraknya perburuan hewan liar yang sering dilakukan. Banyak manusia sering berusaha memanfaatkan keuntungan yang bisa diambil dari hewan maupun lingkungan bagi kepentingan dirinya sendiri, terutama jika hal itu bisa dihargai dengan nominal yang besar.

Di tengah angin berhembus yang rindang, dan keamanan yang dinikmati oleh para segenap penghuni taman nasional tersebut. Di saat aneka hewan lain seperti kuda nil, impala (hewan sejenis antelop), hingga aneka hewan lain sedang menikmati terpaan sinar matahari yang menghangatkan tubuhnya, muncul segerombolan hewan berukuran raksasa yang mengganggu ketenangan tersebut. Suasana damai yang dirasakan dalam seketika berubah menjadi riuh dimana memaksa untuk segenap hewan lainnya menyingkir ke tempat yang lebih jauh agar aman dari injakan atau kondisi merugikan lainnya dari kehadiran mahluk besar berbelalai panjang tersebut. Dentuman Keras dari hewan besar tersebut disertai kibasan belalainya yang memberi tekanan udara bagi lingkungan sekitarnya cukup mengganggu bagi aneka hewan lain. Tidak jarang pula tanaman kecil dan rerumputan harus hancur menyatu dengan tanah saat dilewati oleh sekawanan hewan berukuran jumbo ini.

Gajah pernah dipindah dari daerah tempat tinggalnya semula yang berlokasi di Taman Nasional Liwonde dan berpindah ke padang rumput yang terbuka di dekat situ. Hal ini dianggap sebagai kisah unik yang hampir jarang sekali terjadi jika tidak terjadi hal besar yang memaksa para hewan-hewan tersebut untuk beradaptasi. Jika banyak tempat pembudidayaan hewan justru mengalami kerusakan hingga jumlah dari para hewannya yang berkurang cukup drastis, maka hal yang bertolak belakang justru terjadi pada di kondisi satu daerah di Afrika ini. Populasi hewan gajah yang ada di taman nasional Liwonde justru sangatlah banyak. Bahkan hal ini sering menimbulkan kekacauan bagi kondisi di sekitarnya, seperti yang sering terjadi bagi gerombolan hewan-hewan lain penghuni taman nasional sekaligus menjadi ‘tetangga’ dari kelompok gajah tersebut.

 

Dampak yang Ditimbulkan

Jumlah yang terlalu banyak ini tentunya memberi dampak yang kurang baik bagi para penghuni hewan yang lainnya. Hal yang sama pun terjadi bagi banyak jenis hewan lain yang tinggal di taman nasional Liwonde tersebut. Bagi seluruh penghuni hal ini member dampak yang cukup signifikan. Baik itu bagi kelompok gajah tersebut, hingga bagi anggota hewan lain yang tinggal disana.

Gerombolan gajah yang banyak, terlebih lagi dalam ukuran yang juga besar tentunya dapat menghabiskan lebih banyak stok tumbuh-tumbuhan sebagai faktor penyedia makanannya. Dimana di taman ini juga masih terdapat aneka hewan lain yang juga mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan yang juga menjadi makanan para gajah tersebut. Sehingga tindakan perebutan makanan cukup sering terjadi, dan kaum hewan yang lebih lemah dapat menjadi korban dari tindakan pengkonsumsian makanan yang banyak dilakukan oleh para gajah-gajah tersebut. Maka dari itu, banyak hewan lain bisa mengalami malnutrisi hingga kekurangan makanan yang dalam skala parahnya dapat membunuh jumlah kelompok hewan-hewan yang lainnya.

Tidak hanya dalam hal makanan saja, gerombolan gajah yang berukuran besar ini tentunya akan memakan tempat yang lebih banyak di kawasan tersebut. Sehingga banyak hewan lain dapat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan akan tempat beristirahat di malam hari, atau tempat berteduhnya pada waktu siang. Bahkan dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan, banyak gajah tersebut yang ditemukan mulai berpindah ke kawasan yang dihuni manusia dan dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas orang Afrika yang tinggal di dekat tempat tersebut.

 

Respon dan Upaya Manusia

Lalu bagaimana dengan kaum manusia? Adakah hal tertentu yang turut dilakukan para manusia untuk dapat membantu mengatasi hal ini? Banyak pekerja yang berprofesi secara langsung hingga kaum volunteer bagi langkah dalam menjaga keamanan bagi makhluk hidup juga turut terjun ke lapangan demi membantu tindakan evakuasi bagi jumlah gajah yang sangat banyak di wilayah tersebut. Terlebih lagi ditambah dengan peningkatan jumlah perburuan hewan yang sering diincar gadingnya ini untuk dijual dengan harga yang tinggi. Banyak orang bahkan seakan menjadi hilang hati nuraninya akibat dari rasa rakus akan keuntungan ekonomis yang begitu tinggi hingga rela merusak lingkungan demi memperoleh kepentingannya. Semoga masalah ini bisa cepat ditemukan jalan keluarnya yang terbaik bagi seluruh kategori makhluk hidup ya, tidak hanya menguntungkan kaum manusia saja tapi juga memberi keamanan bagi para hewan liar.