Posts Tagged: Pakaian Adat Negara Afrika

Sejarah Hadirnya Kebudayaan di Negara Afrika

Rupanya tidak hanya di Indonesia saja kebudayaan itu ada, namun ada di beberapa negara lainnya memiliki kebudayaan maupun tradisi di dalamnya. Nyatanya negara dengan Kulit Hitam sebagai mayoritasnya ini, memiliki tradisi yang sedikit seru dan bisa dikatakan mengasikan. 

Budaya di Afrika Selatan memang pada umumnya dijalankan oleh mereka selaku Masyarakat berkulit hitam. Kepercayaan mereka masih saja berlandaskan dengan dewa-dewa yang perkasa serta dewa yang maskulin, lalu mengikuti adanya semangat dari nenek moyang hingga kuasa-kuasa ghaib yang lainnya. Mereka juga mengerti dan membenarkan langsung Poligami serta adanya mas kawin bernama lobolo ini sering akan dibayar nantinya. 

Bagi masyarakat yang ada di negara Afrika, seekor Kerbau saja memiliki peranan yang lebih. Dimana lebih diidentikan sebagai sebuah simbol kekayaan dan juga sebagai hewan kurban. Mengenai kesenian, negara Afrika Selatan sendiri bisa menyimpan adanya beberapa lukisan tersebut yang sudah berusia kurang lebihnya 26.000 tahun lamanya. Selain itu, di negara Afrika Selatan juga terdapat sebuah tarian yang telah dilakukan dengan mengenakan adanya sepatu Boot Wellington. Bahkan disini terdapat tarian yang disebut juga sebagai Tarian Gumboot dan beberapa tarian lainnya. 

Mengenal Festival di Afrika Selatan 

Di negara ini, kalian bisa daftar s1288 melihat berbagai macam festival yang memang ada di Afrika Selatan yakni bernama : Prickly Pear Festival dan Uitenhage Eastern Cape. Dan ini berarti adalah hari makanan tradisional seperti halnya Bir Jahe – tambahan Pancake – lalu ada Potjiekos – Buatan Selai – terdapat Panggangan Braai dan juga Ikan Braai disana. Sampai dengan Kelinci Chow dan juga rumah yang dibuat dengan Puding. Selain itu, kalian akan melihat banyak sekali festival yang memang diadakan di Negara ini seperti : (1) Festival Keju, (2) Festival Cape Town Jazz, (3) Festival Klein Karoo Festival, (4) Philippolis Witblits Festival dan masih banyak lagi festival-festival unik yang ada di negara Afrika Selatan ini. 

Mengenal Tarian-Tarian di Afrika Selatan 

Tarian Gumboot atau dikenal sebagai istilah dari Isicathulo ini ada di Afrika Selatan dan menjadi tarian Afrika yang mana dilakukannya oleh para penari yang mengenakan Sepatu Boot Wellington di negara Afrika Selatan ini memang akan condong ke para penarinya yang mengenakan Sepatu Boot tersebut. Sepatu yang ada mungkin saja akan dihiasi dengan adanya lonceng. 

Suara ini nantinya yang akan menjadi kode atau panggilan yang berbeda hanya untuk bisa mengatakan sesuatu kepada orang lain dengan adanya jarak yang cukup dekat. Hal ini memang pada dasarnya sudah digunakan sebagai bahasa yang ada di lapangan pertambangan. Selain itu, ada juga tarian Vokspele yang mana menjadi tarian tradisional dari negara Afrika Selatan tersebut. 

Mengenal Pakaian Adat Negara Afrika Selatan 

Selanjutnya adalah pakaian adat dimana, Afrika Selatan para penduduknya lebih sering memakai pakaian seperti halnya Gaun Panjang yakni Wear For. di negara Afrika Selatan sendiri sudah dikenal baik sebagai kemeja Madiba. Yang mana kain ini kemudian bisa dipotong untuk menjadi bentuk Garmen. Dimana untuk Eastern Cape yang ada di Afrika Selatan telah menemukan adanya orang-orang Xhosa, dengan pakaian dari gaya Populer seorang Wanita yang ada di wilayah ini rata-rata Modern. 

Mbaco pakaian, apakah sudah ada yang mendengar istilah nama dari pakaian yang satu ini ? jadi pakaian yang bernama Mbaco ini merupakan 100% pakaian dengan bahan  dasar dari Kain Katun yang langsung di datangkan ke dalam 3 warna Primer dan juga Tradisional untuk kawasan : Krim – Merah dan juga warna orange.

Jadi gimana ? untuk kebudayaan dan juga tradisi yang ada di Afrika Selatan ini tidak jauh berbeda seperti apa yang seringkali kalian temui di Indonesia. Walau masih banyak sekali perbedaannya, namun tetap saja ada persamaan di dalamnya. Selain itu, kalian tidak boleh nih melupakan Tradisi dari Negara Afrika Selatan ini. Walau tradisinya terdengar aneh dan terdengar tidak biasa namun kita harus tetap memberitahukannya ke kalian semua. 

Tradisi Melepaskan Keperawanan di Afrika Selatan 

Nyatanya tradisi yang satu ini benar-benar dijalani oleh Remaja di Afrika Selatan setelah mereka semua lulus Sekolah. Ya cukup mengejutkan untuk bisa kalian dengar, sebab pada umumnya keperawanan ini biasanya diberikan oleh seseorang yang memang dicintai dalam Ikatan yang SAH secara hukum maupun dimata Agama. Akan tetapi, hal ini malah kebalikannya dan tidak pernah berlaku bagi remaja yang ada di negara ini. Dikarenakan benua Afrika  Selatan ini diisi oleh wilayah daratan yang begitu luas, jadinya negara atau benua tersebut harus diisi oleh berbagai macam penduduk dari Suku – Ras dan juga Tradisi yang berbeda-beda pastinya. 

Di sini mereka semua masih memegang teguh secara tegas atas Tradisi yang memang sudah diwarisi secara Turun Temurun. Imbas dari ini semua memang masih banyak sekali berbagai macam ritual yang dilaksanakan oleh masyarakat suku sampai dengan detik ini. Ritual ini sendiri sudah dinamakan sebagai pembersihan dari Para Gadis. Nah yang menjadi pertanyaan disini adalah bagaimana para penduduk yang ada di Afrika Selatan bisa melakukan hal tersebut pada para gadis remaja yang tinggal di sana ? ritualnya sendiri memang benar-benar membiarkan adanya para gadis ini ditiduri oleh seorang pria. Dan pria yang melakukan juga bukanlah sebagai pria sembarangan, dia menjadi pria yang sudah terpilih secara adat dengan adanya gelar Hyena. Jadi pria dengan julukan Hyena ini dibayar untuk bisa melakukan pembersihan dengan cara berhubungan badan pastinya. Nantinya para orang tua yang ada di Malawi ini akan sangat percaya penuh pada ritual tersebut. Jika tidak dilakukan maka nantinya malah malapetaka besar bisa saja menimpa si Gadis ini. Ritualnya juga akan terus berlaku bagi para Janda maupun wanita yang sudah keguguran untuk bisa melakukan pembersihan seperti itu juga. 

Memang benar, sebuah tradisi ini akan terasa sulit untuk bisa dilepaskan dari beberapa negara, bahkan di sini suku yang sangat mempercayai akan kehadiran dari ritual tersebut juga sulit bahkan tidak mungkin untuk menanggalkan adanya ritual ini. Sayangnya untuk para orang tua disana tidak benar-benar menyadari bahaya yang bisa mengintai putri mereka. Perilaku dari Seks semacam ini akan berpotensi besar untuk bisa menularkan Virus HIV kepada para gadis yang ada disana. Pemerintah yang ada di Malawi sendiri sudah berupaya untuk bisa menghalau praktik ritual pembersihan tersebut. Dan salah satunya dengan cara melakukan pelarangan dari pernikahan anak dan juga bisa meningkatkan adanya usia dari pernikahan berumur 15 tahun menjadi 18 tahun. 

Memang benar, dengan bisa melestarikan kebudayaan maupun tradisi yang ada di dalam negara Afrika Selatan tersebut bisa benar-benar membantu kalian dalam menjaga setiap apa yang ada di dalam negara tersebut. Salah satunya, kalian bisa menjaga kerusakan yang ada dengan memberitahukan kepada siapapun yang ingin pergi ke negara Afrika Selatan harus selalu mematuhi segala aturan adat istiadat disananya.